Sabtu, 08 Oktober 2016 | By: xxx

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR #1

  1. Jelaskan Tujuan Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan Tinggi
  2. Jelaskan 3 Kemampuan yang diharapkan dari lulusan perguruan tinggi
  3. Jelaskan Pengertian ISD
  4. Sebutkan tujuan dari ISD
  5. Sebutkan 3 kelompok ilmu pengetahuan
  6. Jelaskan perbedaan antara ilmu pengetahuan sosial dan ilmu sosial dasar
  7. Jelaskan persamaan antara ilmu sosial dasar dan ilmu pengetahuan sosial
  8. Berikan contoh masalah sosial di lingkungan anda dan bagaimana solusinya
Jawaban :
    • Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakat, bangsa, serta agama.
    • Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan sosial yang timbul dalam masyarakat.
    • Memberi pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner/ antar ilmu pengetahuan, sehingga memudahkan mereka berkomunikasi.
    • Kemampuan personal/ kemampuan kepribadian
    Dengan kemampuan ini tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, kenegaraan/ pancasila serta memiliki pandangan luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia.
    • Kemampuan Akedmik
    Adalah kemampuan untk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan analitis. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan alternatif pemecahannya.
    • Kemampuan Profesional
    Adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Tenaga ahli diharapkan memliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
  1. ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.
  2. ISD memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipiil.
    • Kemampuan personal/ kemampuan kepribadian
    Dengan kemampuan ini tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, kenegaraan/ pancasila serta memiliki pandangan luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia.
    • Kemampuan Akedmik
    Adalah kemampuan untk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan analitis. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan alternatif pemecahannya.
    • Kemampuan Profesional
    Adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Tenaga ahli diharapkan memliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
  3. IPS adalah ilmu-ilmu yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah ( elementry and secondary school), sedangkan ISD Adalah  gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.
  4. Persamaan antara IPS dan ISD adalah sama-sama memiliki cangkupan dasar ke arah sosial dan masyarakat.
  5. Contoh yang sering terjadi dalam lingkungan sehari-hari adalah Kesenjangan antara kemajuan teknologi yang ada dengan tingkat kemampuan sumber daya manusia, hal ini seringkali menimbulkan konflik horizontal antara masyarakat dengan pendidikan dan kemampuan kurang baik dengan industri atau perusahaan modern yang mengikuti perkembangan tekologi. Solusi yang mungkin saja bisa di terapkan adalah, meningkatkan sumber daya manusia lewat pendidikan dengan pemerintah sebagai penyedia layanan pendidikan gratis dan wajib perguruan tinggi, sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan dapat bersaing dalam siklus kemajuan teknologi.
Selasa, 28 Januari 2014 | By: xxx

Tips Mencegah Noda Hitam Bekas Jerawat

Noda hitam yang jamak terjadi pada kulit yang berjerawat disebabkan oleh mekanisme tubuh dalam mengatasi kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh jerawat. Bekas yang timbul dapat berbeda beda pada tiap orang. Ada yang sangat parah sampai timbul cekungan cekungan pada kulit, ada pula yang hanya berupa bintik kehitaman. Semakin parah jerawat yang tumbuh di wajah anda maka akan semakin parah pula bekas yang akan ditimbulkannya apalagi anda termasuk orang yang kurang begitu memperhatikan kebersihan daerah wajah.
Bekas jerawat secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua yaitu bekas jerawat yang mengurangi ketebalan kulit dan yang menambah ketebalan kulit. Bekas jerawat yang menambah ketebalan kulit sering disebut dengan jaringan parut atau keloid. Mereka terbentuk dari tambahan jaring ikat kolagen yang ada di bawah kulit. Kadangkala bekas yang ditimbulkan jauh melebihi besarnya jerawat dan kondisi ini dapat berlangsung bertahun tahun.
Bila jaringan kulit terkoyak dan terbuang saat terjadinya jerawat maka saat sembuh akan menimbulkan cekungan pada wajah. Cekungan yang mirip kawah ini lebih sering terjadi bila dibandingkan dengan jaringan parut.
Untungnya, bila anda lebih memperhatikan kulit anda yang sedang berjerawat maka bekas bekas jerawat ini dapat dicegah dengan baik. Dengan tidak memandang jenis kulit anda, berikut hal hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya bekas jerawat :
  1. Obatilah jerawat anda segera sebelum bertambah parah. Hubungi dokter kulit kesayangan anda, lakukan segala anjuran pengobatan yang diberikan. Lakukan semua hal yang dapat mengurangi tumbuhnya jerawat termasuk menjaga makanan yang anda konsumsi dan hindari stress.
  2. Jangan pernah lagi melakukan kebiasaan memencet jerawat dengan tangan. Kebiasaan ini merupakan aktifitas yang paling utama dalam menimbulkan bekas jerawat.
  3. Jangan pula memencet jerawat dengan bantuan alat alat yang tidak bersih.
  4. Gunakan pelembab yang pas agar kulit anda lebih lentur dan lembut.
Dengan melakukan keempat hal diatas maka anda sudah dapat mengurangi bekas jerawat yang timbul secara signifikan.

Senin, 21 Januari 2013 | By: xxx

Fungsi pada C++

Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul conio.h, adalah :

1. getch ()
Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar.

2. getche()
Fungsi getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.

3. putch()
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.

4. clrscr()
Fungsi ini digunkan untuk membersihkan layar window dan memindahkan posisi kursor ke baris 1 kolom 1 (pojok kiri atas).

5. clreol()
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.

6. gotoxy ()
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.

7. wherex ()
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.

8. wherey ()
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.

9. window ()
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.




Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iostream.h, adalah :
1. cout()
Fungsi cout() merupakan sebuah objek didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar.

2. cin ()
Fungsi cin() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data.

3 endl
endl merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk.

4. ends
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) kederetan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.




math.h dan stdlib.h dipergunakan untuk prototype fungsi operasi matematika seperti : sqrt (akar kuadrat), sin, cos, tan, acos, asin, atan, atan2, cosh, sinh, tanh, exp, prexp, ldexp, log, log10, modf, pow, ceil, fabs, fmod. Berikut penjelasannya :
1. Sqrt()
Digunakan untuk menghitung akardari sebuah bilangan. Bentuk umum : sqrt(bilangan);

2. Sin(), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, conisius dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum:
Sin(sudut);
Cos(sudut);
Tan(sudut);

3. Max()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum : max(bilangan1, bilangan2);

4. Min()
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).


Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdio.h, adalah :
1. printf()
Merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar.
Bentuk Penulisan :
printf("penentu format", argumen-1, argumen-2, …);

2. puts()
Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING.
Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah :
printf() puts()
Harus menentukan tipe data untuk data tring, yaitu %s Tidak Perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk tipe data string.
Untuk mencetak pindah baris, memerlukan notasi ‘ \n ‘ Untuk mencetak pindah baris tidak perlu notasi ‘ \n ‘, karena sudah dibeikan secara otomatis.

3. putchar()
Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.

4. fprintf()
Digunakan untuk mencetak semua jenis tipe data ke printer dan secara otomatis memberikan efek perpindahan baris.

5. fputs()
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer

6. fputc()
Digunakan untuk mencetak tipe data karakter ke printer

7. scanf()
Fungsi pustaka scanf() digunakan untuk menginput data berupa data numerik,
karakter dan string secara terformat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian fungsi scanf() :
Fungsi scanf() memakai penentu format
Fungsi scanf() memberi pergantian baris secara otomatis
Fungsi scanf() tidak memerlukan penentu lebar field
Variabelnya harus menggunakan operator alamat &
Bentuk umum fungsi scanf():
“ penentu format “, &variabel
Penentu format : kode format untuk konversi data
& : Operator untuk pointer, yang digunakan untuk penempatan alamat dari nilai variabel di memori.
variabel : variabel yang akan menampung nilai yang dimasukkan Penentu Format scanf()

8. gets()
Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Penulisan fungsi gets() harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Fungsi gets() akan menyebabkan kursor secara otomatis akan pindah baris, fungsi gets() tidak memerlukan penentu format.
Perbedaan scanf() dengan gets()
scanf() gets()
Tidak dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisah Dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan masing dianggap sebagai satu kesatuan data.

9. getchar()
Fungsi getchar() digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter, penggunaan fungsi getchar harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan akan terlihat pada layar dan pergantian baris akan dilakukan secara otomatis tanpa penekanan tombol enter. Fungsi getchar tidak menggunakan argument, tetapi langsung memberikan hasil karakter yang dimasukkan.


Untuk beberapa fungsi rutin umum : konversi dll
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdlib.h

1. Atof()
Digunakan ntuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double.
Bentuk umum : atof(char x);

2. Atoi()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : div_t div(int x, int y)

3. Pow()
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.
Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).


untuk mengguakan manipulator, Manipulator pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layer
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iomanip.h
1. dec, oct dan hex
dec, oct dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal.

2. setprecision ()
Fungsi setprecision() merupakan suatu fungsi anipulator yang digunakan ntuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. Fungsi ini biasa pada fungsi cout().

3. setbase (int n)
Fungsi setbase () merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengkonversi ke bilangan basis n (n= 8, 10 atau 16)

4. setw(int n)
Fungsi setw(int n) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar field (spasi) untuk suatu nilai sebesar n karakter

5. setfill(int c)
Fungsi setfill(int c) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel karakter pemenuh berupa c

6. setiosflags(long f)
Fungsi setiosflags()merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel format yang ditentukan oleh f

7. resetiosflags(long f)
merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menghapus format yang ditentukan oleh f


Untuk operasi string
1. Strcpy()
Berfungsi untuk menyalin suatu string asal ke variablel string tujuan.
Bentuk umum : strcpy(var_tujuan, string_asal);

2. Strlen()
Berfungsi untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string.
Bentuk umum : strlen(tujuan, sumber);

3. Strupr()
Digunakan untuk mengubah setiap huruf dari suatu string menjadi huruf capital.
Bentuk umum : strlupr(string);

4. Strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);

5. strupr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi capital
Bentuk umum : strupr(string)

6. strlwr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua
Bentuk umum : strlwr(string)

7. strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua string
Bentuk umum : strcmp (string1, string2)

8. strcat ()
Digunakan untuk menggabungkan string
Bentuk umum : strcat(string1,string2)


Untuk operasi karakter
1. islower()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar (bukan nol)jika karakter merupakan huruf kecil.
Bentuk umum : islower(char);

2. isupper()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan huruf capital.
Bentuk umum : isupper(char);

3. isdigit()
Fungsi akan mengahsilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan sebuah digit.
Bentuk umum : isdigit(char);

4. Tolower()
Fungsi akan mengubah huruf capital menjadi huruf kecil.
Bentuk umum : tolower(char);

5. Toupper()
Fungsi akan mengubah huruf kecil menjadi huruf capital.
Bentuk umum : toupper(char);
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer